http://pokerweb.online http://indonesiaweb.poker http://caramaincapsasusun.org http://agentaruhan.poker http://pakarjudionline.com http://pendaftaran.poker http://agenonline.poker http://caramaincapsasusun.co http://domino-99online.com http://poker-terpercaya.net http://daftarpokerdewa.net http://idnplay-poker.net http://daftarpokerdewa.net http://idnplay-poker.net http://maupokerindo.com http://tanpabot.poker http://mainkartupoker.com http://idnplayceme.com http://kingpoker.org
Home » Blog » Perusahaan Asuransi Bidik Nasabah Millenial

Perusahaan Asuransi Bidik Nasabah Millenial

Pada masa sekarang ini, Generasi milenial menjadi topik yang cukup hangat dikalangan masyarakat, mulai dari segi pendidikan, teknologi maupun moral dan budaya. Tapi sebenarnya, siapakah generasi millenials itu dan apakah masyarakat benar-benar mengerti akan sebutan itu?

Generasi milenial atau kadang juga disebut dengan generasi Y adalah sekelompok orang yang lahir setelah Generasi X, yaitu orang yang lahir pada kisaran tahun 1980- 2000an. Maka ini berarti millenials adalah generasi muda yang berumur 17- 37 pada tahun ini. Millennials sendiri dianggap spesial karena generasi ini sangat berbeda dengan generasi sebelumnya, apalagi dalam hal yang berkaitan dengan teknologi.

Generasi milenial memiliki ciri khas tersendiri yaitu, mereka lahir pada saat TV berwarna,handphone juga internet sudah diperkenalkan. Sehingga generasi ini sangat mahir dalam teknologi. Di Indonesia sendiri dari jumlah 255 juta penduduk yang telah tercatat, terdapat 81 juta merupakan generasi millenials atau berusia 17- 37 tahun. Hal ini berarti Indonesia memiliki banyak kesempatan untuk membangun negaranya. Tapi, kemanakah mereka pergi? Apakah mereka bersembunyi?

Generasi milenial sering diakui sebagai generasi yang kurang cekatan akan pengelolaan keuangan dan cenderung kurang pikirkan akan jaminan kesegaran melalui asuransi. Akan tetapi faktanya, knowledge dari Zurich Topas Life telah memperlihatkan hal sebaliknya. Chief Distribution and Communication Officer Zurich Topas Life Rosmaylinda Nasution mengatakan, industri layanan kesegaran merupakan salah satu sektor yang menjanjikan di Indonesia. Faktor – faktor layaknya peningkatan pendapatan masyarakat, naiknya ongkos kesehatan, dan juga kuantitas masyarakat menciptakan potensi pasar yang besar bagi para pelaku industri pemberian kesehatan.

“Frost & Sullivan Health memperkirakan bahwa industri kesegaran Indonesia akan tumbuh tiga kali lipat dari US$ 7 triliun terhadap 2014 menjadi US$ 21 triliun terhadap 2019,” ujar dia didalam info tertulis di Jakarta.‎ Menurut dia, pesatnya kenaikan populasi penduduk, khususnya Generasi milenial kelas menengah Indonesia berimplikasi terhadap perkembangan industri kesehatan. Sebagai gambaran, angka pendapatan tahunan yang sanggup dibelanjakan (annual disposable income) Indonesia diperkirakan akan menjadi US$750 miliar terhadap 2020, naik 53 prosen dari 2013.

“Hal ini berdampak terhadap peningkatan kapabilitas masyarakat untuk terhubung layanan kesehatan,” kata dia. Generasi milenial dari kalangan kelas menengah, lanjut Rosmaylinda, merupakan salah satu target nasabah utama bagi Zurich Topas Life. Saat ini, hampir 50 prosen Nasabah Zurich Topas Life berasal dari segmentasi milenial, bersama dengan kisaran umur dari 22-36 tahun. Di kalangan ini, product pemberian kesegaran adalah salah satu product yang paling diminati.

‎”Sepanjang 2017, Zurich Topas Life mencatat ada perkembangan pemakaian asuransi kesegaran yang vital di kalangan Generasi milenial dibandingkan bersama dengan segmentasi nasabah lainnya, terhitung generasi X,” ungkap dia.

Dia telah menjelaskan, kemajuan teknologi, globalisasi dan pergantian ekonomi membentuk Generasi milenial yang memiliki pembawaan berbeda bersama dengan generasi sebelumnya. Populernya tipe hidup sehat lebih dari satu th. belakangan turut mendorong peningkatan kesadaran mereka akan pemberian kesehatan.

“Untuk menjangkau pasar Generasi milenial, Zurich Topas Life fokus terhadap penyediaan asuransi kesegaran yang cocok pembawaan milenial. Tantangannya adalah bagaimana kami sanggup mendorong mereka untuk tertarik mencoba khususnya dahulu. Jika udah mencoba dan merasakan manfaatnya, maka ke depan tentu mereka akan lebih termotivasi buat persiapan perencanaan proteksi bersama dengan lebih baik lagi. Oleh sebab itu, product kudu enteng dipahami, inovatif, dan terjangkau,” tandas Rosmaylinda.

Setiap orang tanpa terkecuali pasti butuh untuk selalu merasa aman tidak terkecuali Generasi milenial. Karena dengan rasa aman, maka perilaku dan tindakan yang dilakukan cenderung lebih positif. Masalahnya adalah kita tidak bisa melihat masa depan sehingga seringkali kita merasa khawatir dan tidak bisa merasa aman. Namun Anda bisa memanfaatkan kegunaan dari asuransi untuk membuat Anda selalu aman. Dengan memiliki asuransi, Anda akan menerima berbagai kompensasi dang anti rugi sesuai dengan apa yang Anda alami. Jadi bisa dikatakan bahwa Anda selalu aman dengan asuransi.