http://pokerweb.online http://indonesiaweb.poker http://caramaincapsasusun.org http://agentaruhan.poker http://pakarjudionline.com http://pendaftaran.poker http://agenonline.poker http://caramaincapsasusun.co http://domino-99online.com http://poker-terpercaya.net http://daftarpokerdewa.net http://idnplay-poker.net http://daftarpokerdewa.net http://idnplay-poker.net http://maupokerindo.com http://tanpabot.poker http://mainkartupoker.com http://idnplayceme.com http://kingpoker.org
Home » Asuransi » Tips Dan Tricks Beli Polis Asuransi Agar Tak Tertipu Oleh Agen

Tips Dan Tricks Beli Polis Asuransi Agar Tak Tertipu Oleh Agen

Kebutuhan akan perlindungan diri terhadap hal yang tidak diinginkan semakin tinggi. Risiko kecelakaan dan kematian bisa terjadi kapan saja bahkan di saat dana untuk menanggung hak tersebut tidak mencukupi. Maka kebutuhan untuk terdaftar menjadi nasabah agen asuransi jiwa menjadi kebutuhan yang amat penting saat ini. Berbagai asuransi jiwa di Indonesia pun hadir menawarkan berbagai keunggulannya masing-masing dengan premi atau biaya iuran yang beragam. Masyarakat pun dituntut untuk memahami produk dan perusahaan asuransi yang terbaik agar tidak mengalami kerugian di kemudian hari. Terlebih lagi, belakangan ini hadir produk asuransi jiwa yang terhubung dengan investasi yang dapat ditarik dananya dalam periode tertentu jika tidak ada klaim.

Bisnis asuransi dewasa ini terus berkembang dengan sangat pesat, hal itu terbukti berdirinya beberapa perusahaan atau Agen – agen asuransi yang menjalani bisnis ini. Bagi kita yang penakai jasanya, sebaiknya berhati-hati dalam memilihnya agar anda tak tertipu sehingga menyesal dikemudian hari membeli polis asuransi tersebut.

Agen – agen asuransi belakangan menjadi sorotan bermacam pihak. Hal ini dikaitkan bersama dengan masalah buntunya pembayaran klaim antara pemegang polis bersama dengan asuransi Allianz Life Indonesia. Dalam masalah ini, pemegang polis asuransi terasa ditipu gara-gara saat tawarkan polis, agen tidak mengatakan secara teliti tentang product dan sistem pencairan klaim secara detil.

Seorang agen asuransi yang berasal dari perusahaan asuransi terdaftar akan secara detail menjelaskan varian produk asuransi jiwa kepada calon nasabah. Jika agen yang menjual produk asuransi mampu meyakinkan diri anda untuk ikut membeli produk asuransi maka bergabunglah.

Untuk kurangi perihal ini terulang kembali, Mantan Ketua Dewan Asuransi – Dosen Asuransi & Manajemen Risiko UI Hotbonar Sinaga sedikit share tips dalam membeli polis dari agen asuransi.

“Pertama, tanyakan ke agen asuransi yang menawari, dia punya lisensi atau tidak. Kalau tidak, dia cuma sebagai penjual saja, ini berpotensi terdapatnya dispute ke depannya,” kata Hotbonar kepada wartawan,.

Kedua, membaca secara rinci dan tidak terburu-buru perjanjian polis yang ditawarkan oleh agen asuransi. Biasanya para pemegang polis asuransi puas terjerat di sini. Kecilnya tulisan perjanjian disempurnakan bersama dengan banyaknya poin perjanjian menjadikan customer malas untuk membacanya. “Bila perlu, minta pendampingan orang yang sadar asuransi. Karena ini soal jaman depan, soal hidup dan mati,” ujar dia.

Ketiga, Hotbonar sangat merekomendasikan untuk membeli asuransi cocok bersama dengan kebutuhan. Saat ini pemerintah sebenarnya udah menjamin kesegaran masyarakatnya melalui BPJS Kesehatan yang pada dasarnya adalah salah satu agen asuransi. ” akan tetapi itu jaminan dasar, menjadi BPJS Kesehatan dan Asuransi itu sifatnya berdampingan. Kalau tidak cukup bersama dengan BPJS Kesehatan, sudi layanan Kelas 1, ya beli asuransi,” jadi dia.

Keempat, jangan terlena bersama dengan nama besar suatu perusahaan asuransi atau agen asuransi. Meski perusahaan asuransi punya nama besar, tidak semua agennya menggerakkan tugasnya sebagai penyambung lidah perusahaan ke konsumen. “Jadi customer itu selamanya kudu beroleh edukasi, jikalau agen cuma tawarkan melalui telepon, tulisan polisnya kecil-kecil, tolak, jikalau kudu laporkan saja ke OJK,” ujar dia. (Yas)

Langkah-langkah untuk memilih agen asuransi tersebut perlu dilakukan sebelum memutuskan untuk membeli produk asuransi. Terlebih lagi saat ini produk asuransi bisa digunakan sebagai lahan investasi dan dapat ditarik dananya dalam periode tertentu. Asuransi saat ini tak lagi hanya menjadi fasilitas pelindung diri, juga sebagai sarana investasi masa depan.